Penyakit Hati & Empedu
Biologi Hati & Kandung Empedu
Garam empedu menyebabkan meningkatnya kelarutan kolesterol, lemak dan vitamin yang larut dalam lemak, sehingga membantu penyerapannya dari usus.
Cara Mengobati Asites
Pada pemeriksaan perkusi perut, akan terdengar suara tumpul (teredam). USG digunakan untuk mengetahui adanya asites dan menemukan penyebabnya.
Cara Mengobati Sirosis
Sirosis adalah perusakan jaringan hati normal yang meninggalkan jaringan parut yang tidak berfungsi di sekeliling jaringan hati yang masih berfungsi.
Cara Pencegahan Kolesistitis Kronis
Seseorang yang pernah mengalami serangan kolesistitis akut dan kandung empedunya belum diangkat, sebaiknya mengurangi asupan lemak dan menurunkan berat badannya.
Gambaran Klinis Penyakit Hati
Adanya penyakit hati bisa ditunjukkan melalui berbagai gambaran klinis yang berbeda.Gejalanya pun juga bermacam-macam, seperti perubahan pada kulit,darah dan yang lainnya.
Gejala Hepatitis A
Hepatitis A Virus (HAV). HAV ditemukan dalam feses dari penderita hepatitis A. Melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi oleh HAV.
Gejala Hepatitis B
Mungkin tidak muncul atau muncul tiba-tiba gejala seperti flu, demam, penyakit kuning, urin berwarna hitam dan feses berwarna hitam kemerahan.
Gejala Hepatitis C
Kebanyakan orang tidak memiliki gejala akut. 20% mengalami penyakit kuning, 30% mengalami gejala seperti flu. Mengalami pembengkakan hati.
Gejala Hepatitis D
Hepatitis D Virus (HDV). Melalui hubungan intim dengan penderita dan pada homoseksual. Menggunakan jarum dan obat-obatan secara bersamaan.
Gejala Hepatitis E
Tipe E, banyak menyerang orang yang kembali dari daerah endemis seperti India, Afrika, Asia, Amerika Tengah. Dan lebih banyak diderita oleh anak-anak dan wanita hamil.
Gejala Hepatitis G
Tidak ada perawatan spesifik untuk penyakit hepatitis akut ini. Penderita harus banyak istirahat, menghindari alkohol dan makan makanan bergizi.
Gejala Ischemic Cholangiopathy
Rasa gatal khususnya memburuk di malam hari. Infeksi pembuluh empedu (cholangitis) bisa juga terjadi, menghasilkan sakit perut, menggigil dan demam.
Hasil Diagnosa Kegagalan Hati
Jika segera dilakukan, pencangkokan hati bisa memperbaiki keadaan penderita. Kegagalan hati akan berakibat fatal jika tidak diobati atau jika penyakit hatinya memburuk.
Hasil Diagnosa Kolestasis
Jika kolestasis menetap, kekurang kalsium dan vitamin D akan menyebabkan pengeroposan tulang, yang menyebabkan rasa nyeri di tulang dan patah tulang.
Hasil Diagnosa Sindroma Budd-Chiari
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya yang khas. Foto rontgen vena diambil setelah penyuntikan zat radioopak yang akan menunjukan lokasi sumbatan tersebut.
Hasil Diagnosa Trombosis Vena Porta
Pada anak yang baru lahir dan anak-anak, penyebab (biasanya tali pusat yang terinfeksi atau radang usus akut) diobati. Masalah yang disebabkan oleh hipertensi portal juga diobati.
Jenis-Jenis Tumor Hati
Hati biasanya berfungsi secara normal, sehingga pemeriksaan darah memberikan hasil yang normal atau hanya terjadi peningkatan yang ringan dari kadar enzim-enzim hati.
Kanker Hati Primer Lain
Kanker hati primer lainnya jarang atau langka. Untuk diagnosa, biopsi biasanya diperlukan. Kebanyakan orang dengan kanker ini mengalami diagnosa buruk.
Kelainan Pembuluh Darah Hati Akibat Penyakit Lain
Kegagalan hati yang berat dapat menyebabkan peningkatan tekanan di dalam vena-vena yang berasal dari hati. Peningkatan tekanan ini dapat menyebabkan kerusakan hati.
Kelainan pada Arteri Hepatika
Aliran darah melalui arteri hepatika bisa terhambat oleh karena trauma (misalnya luka tembak atau trauma pembedahan) atau oleh bekuan darah.
Kolangitis Sklerotik Primer
Infeksi berulang dari saluran empedu (kolangitis bakterialis) merupakan komplikasi dari penyakit ini dan membutuhkan pengobatan antibiotik.
Pemeriksaan Diagnostik untuk Penyakit Hati & Kandung Empedu
Laboratorium bisa mengadakan sejumlah pemeriksaan yang membantu dokter dalam menilai kelainan hati, kandung empedu dan saluran empedu.
Penyebab Batu Empedu
Batu Empedu adalah timbunan kristal di dalam kandung empedu atau di dalam saluran empedu. Batu yang ditemukan di dalam kandung empedu disebut kolelitiasis.
Penyebab Ensefalopati Hepatikum (Koma Hepatikum)
Sejalan dengan berkembangnya penyakit, penderita menjadi mengantuk dan bingung, dan malas bergerak dan bercakap-cakap. Sering terjadi disorientasi.
Penyebab Hepatitis Kronis / Autoimun
Sekitar sepertiga hepatitis kronis timbul setelah suatu serangan hepatitis virus akut. Yang lainnya timbul secara bertahap tanpa penyakit yang jelas sebelumnya.
Penyebab Hepatitis Virus Akut
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan darah terhadap fungsi hati. Pada pemeriksaan fisik, hati teraba lunak dan kadang agak membesar.
Penyebab Hepatoma (Karsinoma Hepatoseluler)
Hepatoma (Karsinoma Hepatoseluler) adalah kanker yang berasal dari sel-sel hati. Hepatoma merupakan kanker hati primer yang paling sering ditemukan.
Penyebab Kanker Hati Metastatik
Tumor sering menyebabkan kelainan fungsi hati, yang bisa diketahui dari pemeriksaan darah. Biopsi hati bisa isemperkuat diagnosa pada sekitar 75% kasus.
Penyebab Kekurangan Alfa1-Antitripsin
Kekurangan Alfa1-Antitripsin adalah suatu penyakit keturunan, dimana kekurangan alfa1-antitripsin bisa menyebabkan penyakit paru-paru dan hati.
Penyebab Kolesistitis Akut
Sekitar 95% penderita peradangan kandung empedu akut, memiliki batu empedu. Kadang suatu infeksi bakteri menyebabkan terjadinya peradangan.
Penyebab Penyakit Hati/Hepatitis Alkoholik
Jika penderita terus mengkonsumsi alkohol, kerusakan hati akan terus berkembang dan mungkin akan berakibat fatal. Jika penderita berhenti minum alkohol.
Penyebab Perlemakan Hati (Fatty Liver)
Diagnosis bisa diperkuat dengan melakukan biopsi hati, dimana digunakan jarum berlubang untuk mendapatkan contoh jaringan yang akan diperiksa dengan mikroskop.
Penyebab Sirosis Bilier Primer
Sirosis Bilier Primer adalah peradangan saluran empedu di hati, yang pada akhirnya membentuk jaringan parut dan menyebabkan penyumbatan.
Penyebab Tumor Hati Hepatocellular Adenoma
Hepatocellular adenoma adalah tumor hati yang tidak bersifat kanker yang secara relatif tidak umum terjadi yang bisa disalahartikan sebagai kanker.
Penyebab Tumor Saluran Empedu
Sebagian besar kanker berasal dari kepala pankreas, yang dilewati oleh saluran empedu. Yang lebih jarang, kanker berasal dari saluran empedu sendiri.
Waspadai Gejala Granuloma Hepatik (Hepatic Granulomas)
Granuloma itu sendiri biasanya tidak menyebabkan masalah, tetapi gangguan yang menyebabkan mereka bisa terjadi. Granuloma memiliki banyak penyebab.
Waspadai Gejala Hepatitis
Hepatitis biasanya terjadi karena virus, terutama salah satu dari kelima virus Hepatitis, yaitu A, B, C, D, E, atau G. Hepatitis juga bisa terjadi karena infeksi virus lainnya.
Waspadai Gejala Hipertensi Portal
Jika perdarahan berlanjut atau berulang, dilakukan pembedahan untuk membuat jalan pintas (shunt), diantara sistem vena portal dengan sistem vena besar.
Waspadai Gejala Pembesaran Hati (Hepatomegali)
Hati yang membesar biasanya tidak menyebabkan gejala. Tetapi jika pembesarannya hebat, bisa menyebabkan rasa tidak nyaman di perut atau perut terasa penuh.
Waspadai Gejala Penyakit Veno-oklusif
Tekanan yang tinggi ini dapat menyebabkan terbentuknya vena varikosa di kerongkongan (varises esofageal), yang bisa pecah dan mengalami perdarahan.
Waspadai Gejala Sakit Kuning (Jaundice)
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala. Untuk mengetahui penyebab terjadinya jaundice, dilakukan pemeriksaan laboratoriium dan imaging.
Waspadai Hemangioma (Tumor Hati)
Meskipun begitu, kadang kala hemangioma besar dan menimbulkan gejala-gejala, seperti penggumpalan darah yang menyebar luas dan gagal jantung.



>
>
























.jpg)


.jpg)




.jpg)



.jpg)


.jpg)

.jpg)
.jpg)